Indonesia Bisa Jadi Negara Kaya dan Makmur
Sudah lebih 65 tahun kita merdeka, dan sudah dua kali kita mengadakan Pemilu Presiden dan Waklil Presiden secara langsung, ekonomi Indonesia masih sangat terpuruk, kalah jauh dari Negara tetangga Malaysia, padahal Indonesia dua tahun lebih dahulu merdeka dibanding Malaysia. Dan sumber daya alam Malaysia jauh lebih terbatas dengan luas wilayah lebih kecil dibanding Indonesia. Malah Malaysia sudah mencananangkan menjadi Negara maju pada tahun 2023. Lebih dua juta tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Negara jiran sesama Suku Melayu itu.
Ini kan sangat tidak masuk akal sehat kita?. Bukankah Negara kita jauh lebih luas dengan sumber daya alam (SDA) yang jauh lebih banyak dan bervariasi dibanding Malaysia, mulai dari bahan tambang seperti minyak bumi, gas, panas bumi, besi, emas, tembaga, aluminum dlsb. Lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas baik untuk persawahan maupun komoditsa perkebunan seperti Kelapa Sawit, Kakao. dll, baik yang sudah dikembangkan maupun belum. Obyek wisata alam yang jauh lebih menarik baik di darat maupun pantai dan laut, dengan budaya yang begitu indah dan beragam dari Acejh sampai Provinsi Papua, yang dikagumi masyarakat seluruh dunia. Sumber daya manusia yang banyak, lebih dari 234 juta, dengan kemampuan dan keterampilan yang cukup tinggi, mampu bersaing dengan negara mamanpun di dunia.
Presiden Pertama RI Ir. Soekarno
Mengapa?. Hanya satu jawabannya. Negara ini salah urus karena kepemimpinan yang lemah dan tidak amanah. Undang-undang Dasar 45 saja dilanggar, apalagi hukum-hukum Allah. Bayangkan saja selama 65 tahun sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia baru memiliki 6 Presiden, yaitu Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati dan Yudhoyono, sementara dalam kurun waktu yang sama (1945-2011), Amerika Serikat sudah 12 kali ganti Presiden yaitu Harry Truman, Dwight Eisenhower, John F Kennedy, Lyndon B Johnson, Richard Nixon, Gerlad Ford, Jimmy Carter, Ronald Reagan, George H W Bush, Bill Clinto, George W Bush dan Husein Barrack Obama
Begitu banyak masalah yang dihadapi karena kepemimpinan yang lemah, tidak tegas serta yang korup dan salah urus. Sebenarnya Indonesia dapat menjadi Negara yang besar dan kuat dalam segala bidang, termasuk dalam bidang Ekonomi dan Pertahanan Keamanan, karena Indonesia mempunyai begitu banyak modal atau faktor pendukung baik berupa sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) yang handal.
Selama ini pemimpin Nasional (baca Presiden) lebih membela kepentingan dirinya sendiri dan keluarga, serta golongan dan partainya, dan belum pernah ada yang mau berkorban untuk seluruh rakyat Indonesia. Tidak cukup satu periode, ingin berkuasa seumur hidup, terutama bagi dua Presiden pertama, yaitu Soekarno dan Soeharto. Selama 53 tahun (1945-1998) Indonesia hanya dikuasaia oleh dua orang Presiden, yaitu Soekaro 21 tahun, dan Soeharto 32 tahun. Selanjutnya ada tiga Presiden dalam waktu enam tahun (1998-2024). Dilihat dari periode masa jabatan Presdien, tampak sekali bahwa Pemerintahan di Indonesai selama ini “tidak normal”.
Barulah sejak 2004 sampai sekarang Indonesia dipimpin oleh Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. Namun sudah tujuh tahun Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY, atau 65 tahun sejak merdeka, kemakmuran sebagaimana yang ddiamanatkan dalam pembukaan UUD 1945, jangankan tercapai, mendekati ke arah itu pun belum.
Angka kemiskinan, walaupun Pemerintah setiap tahun menyatakan bahwa persentasenya semakin menurun namun kenyataan di lapangan berbicara lain. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingginya angka kriminal, banyaknya “gepeng” atau gelandang dan pengemis di kota-kota besar, semakin banyaknya angka pengangguran, dan masih banyaknya pemukiman-pemukiman kumuh dan liar di kota-kota besar.
Gayus Tambunan Tersangka Mafia Pajak dan Pencucian Uang
Beberapa masalah utama yang menyebabkan keadaan ekonomi dan kesejahteraan sebagian besar rakyat Indonesia tidak ada kemajuan atau “jalan di tempat”, antara lain masalah korupsi, kolusi dan nepotisme yang masih meraja-lela, masalah mafia hukum dan mafia pajak, masalah penegakan hukum yang tebang pilih, dan lain-lain. Bila masalah-masalah ini dapat diatasi, dapat dipastikan keadaan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia pasti akan tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Untuk itu, Indonesia memerlukan Pemerintahan yang bersih dan berwibawa yang dipimpin oleh seorang Presiden yang bersih, amanah dan berwibawa, yang mengabdi untuk seluruh rakyat, bukan memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan diri, keluarga, partai dan golongan, memupuk kekayaan sebagaimana yang terjadi selama ini.
Gedung DPR
Disamping itu, kualitas anggota DPR juga harus baik, sama dengan kualitas Presiden, bersih, amanah dan mengabdi untuk kepentingan rakyat, bukan untuk diri sendiri dan partainya, sehingga dapat mengawasi jalannya pemerintahan yang baik dan efektif. Tingkat pendidikan seluruh anggota DPR harus lebih baik, minimal D3 atau S1 yang benar-, bukan ijazah aspal atau sarjana abal-abal, sehingga punya wawasan yang luas dan jauh ke depan,.
Bila Presiden kita bersih dan amanah, begitu juga seluruh anggota DPR bersih dan amanah, maka mereka pasti akan dapat menciptakan UU yang diperlukan untuk memberantas semua praktek-praktek kotor yang selama ini menggurita di negeri ini, terutama masalah korupsi, kolusi dan nepotisme, mafia hukum dan mafia pajak. UU yang sangat diperlukan itu adalah UU Anti Korupsi dengan hukuman terberat, hukuman mati dan dengan pembuktian terbalik, dan koruptor harus dimiskinkan, dalam arti semua harta hasil korupsi dirampas untuk negara, dan masuk dalam APBN.
Semua koruptor yang terbukti bersalah dengan pembuktian terbalik, harus dihukum mati, sebagaiamana yang telah diterapkan di China, sehingga ada efek jera. Disamping itu, koruptor itu harus dimiskinkan, sehingga ada efe jera. Saat ini pertumbuhan ekonomi China hampir 20 persen per tahun, karena hampir tidak ada korupsi.
Kata kuncinya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah Pemerintaha yang bersih yang dipimpin oleh seorang Presiden yang bersih, amanah dan berwibawa, yang mau menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Faktor Pendukung
Faktor-faktor yang merupakan modal yang luar biasa yang dimiliki Indonesia, antara lain::
- Wilayah yang luas, yang terdiri dari lebih 13.000 pulau, yang umumnya sangat subur karena banyak gunung berapi. Hampir semua tanaman dapat tumbuh dengan baik di Negeri kita. Salah satu di antaranya yang sangat luar biasa potensinya adalah Kelapa Sawit, yang bukan saja dapat dibuat minyak goreng, tapi juga dapat dijadikan BBM atau bio diesel, yang ramah lingkungan dan dapar diperbaharui, yang menjadi incaran banyak Negara maju.
Buah Kelapa Sawit untuk Minyak Goreng dan Bio Diesel
- Hutan tropis yang luasnya jutaan-hektar, yang walaupun sudah banyak yang rusak, tapi masih banyak hutan yang masih perawan, sedangkan hutan yang rusak dapat direhabilitasi atau dihutan-kan kembali. (reboisasi). Hutan tanaman industri (HTI) dapat ditanam jutaan hektar, sebagai bahan baku industri kayu. dan kertas. Hutan ini juga sebagai penghasil oksigen (O2) yang dapat ”diekspor” ke seluruh dunia. Caranya? Negara-negara maju harus membayar sejumlah uang untuk setiap hektar hutan yang kita pertahankan untuk tidak ditebang sebagai ”paru-paru” dunia.
Komodo binatang purba di P Komodo Nusa Tenggara Timur
- Lautan yang masuk dalam Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang sangat luas, dengan begitu banyak sumber alam yang terkandung di dalamnya, baik berupa ikan, udang dan hewan laut lainnya, mutiara, rumput laut, juga potensi barang tambang seperti minyak dan gas bumi. Yang tak kalah penting adalah sebagai objek pariwisata seperti penyelaman alam bawah laut, surfing, dll.
- Sumber bahan tambang yang begitu banyak baik jumlah maupun variasinya, antara lain minyak bumi, gas, panas bumi (40 % cadangan panas bumi dunia ada di Indonesia), batubara, tembaga, timah, emas, aluminium, dlsb, yang masih banyak belum dieksplorasi dan dieksploitasi atau belum dimanfaatkan.
Pantai Sanur Bali Objek Wisata Laut
- Panjang pantai Indonesia adalah salah satu yang terpanjang di dunia, mungkin setara dengan pantai Amerika Serikat, yang dapat dimanfaatkan untuk perikanan pantai (tambak ikan dan udang), rumput laut, pariwisata, dlsb.
- Beraneka sumber energi, disamping minyak dan gas bumi, gas alam, geo thermal, kita juga mempunyai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui yaitu: tenaga surya, tenaga angin, tenaga air (laut dan sungai), tenaga nuklir, dan tanaman energi (kelapa sawit, kelapa, kedelai, singkong, bunga matahari, dll).
Danau Toba di Sumatera Utara, salah satu danau terbesar di dunia
- Jumlah penduduk Indonesia lebih 234 juta jiwa, yang mempunyai keterampilan yang handal, baik untuk industri, pertambangan, pertanian, dlsb. Penduduk yang besar ini, juga merupakan pasar yang sangat potensial untuk menyerap produksi dalam Negeri. Tenaga kerja terampil dapat di”diekspor” sebagai tenaga kerja ke luar Negeri yang mampu mendatangkan devisa bagi Negara miliaran dolar setiap tahun
- Memilik teknologi yang relatif cukup baik dalam segala bidang yang mampu bersaing dengan luar Negeri
- Keadaan politik dan keamanan dalam negeri yang cukup baik dan kondusif bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia, dengan tingkat upah pekerja yang relatif murah, sehingga mampu bersaing di tingkat dunia.
Tari Pendet Bali
- Budaya yang unik yang beragam dari Aceh sampai Provinsi Papua, termasuk di antarnya tari-tarian, tradsional kuliner berupa makanan khas dan tradisional yang unik di setiap daerah, dan adat istiadat yang unik, yang tidak terdapat di Negara manapun di dunia.
Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda yang dikenal di seluruh dunia
- Alam yang indah, baik untuk wisata gunung maupun wisata pantai, sawah dan ladang yang menarik bagi turis asing terutama dari Amerika, Eropa dan Australia
Bakaruddin Is
Stop..!!. Bisnis Reseller Tanpa Modal, Produk Organik Alami Back to Nature, Potensi Jutaan Seminggu Pendaftaran Gratis Mau? SELENGKAPNYA KLIK DISINI
Indonesia Bisa Jadi Negara Kaya dan Makmur
Reviewed by Adhin Busro
on
22.52
Rating:

Post a Comment