SBY SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO dan cobaan yang menimpa
Tunggu Tanda Tangan SBY, Jadwal Pengumuman 'Vonis' Nazaruddin Molor
Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Pengumuman 'vonis' bagi Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin mundur hampir satu jam dari jadwal yang semula ditetapkan. Mundurnya jadwal tersebut akibat menunggu tanda tangan dari SBY selaku Ketua Dewan Kehormatan PD dan Ketua Dewan Pembina PD.
"Tadi masih menunggu Pak SBY menghadiri peringatan 1 tahun meninggalnya Bu Ainun Habibie," kata Sekretaris DKPD, Amir Sjamsuddin, kepada detikcom, Senin (23/5/2011).
Tanda tangan SBY sangat diperlukan sebagai bukti otentifikasi naskah hasil kerja DKPD terhadap M Nazaruddin yang diduga terlibat suap proyek Wisma Atlet SEA Games dan gratifikasi Sekjen MK. Amir juga turut mengesahkan di naskah final tersebut.
"Yang bertandatangan saya dan Pak SBY. Suratnya baru saja beliau tandatangani dan sekarang saya sedang menuju kantor DPP PD," ujar Amir.
Menurut jadwal pengumuman DKPD akan disampaikan pada pukul 20.00 WIB. Namun hingga pukul 20.50 WIB, para anggota DKPD yang hendak membacakan putusan tersebut belum juga hadir di Kantor DPP PD.
Sementara acara peringatan 1 tahun meninggalnya Ainun Habibie dimulai pada pukul 17.50 WIB. Presiden SBY diundang menghadiri acara yang digelar di kediaman pribadi mantan Presiden RI BJ Habibie di Patra Kuningan, Jakarta Selatan.
Itulah SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO. Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan para birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring prahara yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil.
Luhur Hertanto - detikNews
Berita Terkait
- Senin, 23/05/2011 12:58 WIB
Nasir Mengaku Sepupu Nazaruddin, Bukan Adik Kandung - Senin, 23/05/2011 12:01 WIB
Mahfud MD Tak Takut Dipolisikan Nazaruddin - Senin, 23/05/2011 11:14 WIB
Nazaruddin Tuding Sekjen MK Sering Lakukan Lobi untuk Atur Anggaran - Senin, 23/05/2011 00:38 WIB
Akil Mochtar Mengaku Tidak Kenal Nazaruddin - Minggu, 22/05/2011 21:13 WIB
Alasan Mahfud MD Minta Janedjri Kembalikan Duit Nazaruddin
Selengkapnya
"Tadi masih menunggu Pak SBY menghadiri peringatan 1 tahun meninggalnya Bu Ainun Habibie," kata Sekretaris DKPD, Amir Sjamsuddin, kepada detikcom, Senin (23/5/2011).
Tanda tangan SBY sangat diperlukan sebagai bukti otentifikasi naskah hasil kerja DKPD terhadap M Nazaruddin yang diduga terlibat suap proyek Wisma Atlet SEA Games dan gratifikasi Sekjen MK. Amir juga turut mengesahkan di naskah final tersebut.
"Yang bertandatangan saya dan Pak SBY. Suratnya baru saja beliau tandatangani dan sekarang saya sedang menuju kantor DPP PD," ujar Amir.
Menurut jadwal pengumuman DKPD akan disampaikan pada pukul 20.00 WIB. Namun hingga pukul 20.50 WIB, para anggota DKPD yang hendak membacakan putusan tersebut belum juga hadir di Kantor DPP PD.
Sementara acara peringatan 1 tahun meninggalnya Ainun Habibie dimulai pada pukul 17.50 WIB. Presiden SBY diundang menghadiri acara yang digelar di kediaman pribadi mantan Presiden RI BJ Habibie di Patra Kuningan, Jakarta Selatan.
Itulah SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO. Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan para birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring prahara yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil.
Stop..!!. Bisnis Reseller Tanpa Modal, Produk Organik Alami Back to Nature, Potensi Jutaan Seminggu Pendaftaran Gratis Mau? SELENGKAPNYA KLIK DISINI
SBY SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO dan cobaan yang menimpa
Reviewed by Adhin Busro
on
07.29
Rating:

Bisa jadi, ini alasan Pak SBY dianggap sebagai Pembuka Gapura.
BalasHapusPak SBY tidak perlu
mencari Beliau. Karena
Beliau telah
menemuinya. Usai
peresmian Suramadu.
Tepatnya, setelah
turun dari tengah
jembatan ke arah
Surabaya. Ketika Pak SBY melambai ke arah kanan.
-- 4 Tiang besar Suramadu laksana gerbang / gapura.
-- Suramadu ( Madura nagari meh gathuk lan Surabaya )
-- Peresmian : Pambukaning
+7/8/9
Jasmerah, Sejarah itu lagi berulang, mengulang zaman keemasan. Itu sudah dimulai dengan hal di atas. Orang-orang yang ELING dan WASPADA telah bersiap menyambut...
Nostradamus mengatakan SATRIO PININGIT atau LAKI-LAKI DARI TIMUR
BalasHapusMenguak Misteri Presiden ke 7 Indonesia
Pakem yang kami uraikan ini hampir tidak pernah didengar atau dibicarakan oleh publik karena tidak pernah dipublikasikan. Pakem ini hanya diketahui oleh orang-orang tertentu yang jumlahnya pun sangat terbatas karena penyampaiannya hanya dilakukan secara temurun dari orangtua kepada anak-anaknya. Pakem ini disampaikan oleh Imam Masdariyanto, seorang mantan Kepala Desa di Jember, Jawa Timur. Ia memperoleh pakem ini dari ayahnya, Syamsul, seorang carik (sekretaris desa) Desa Srengat Blitar, pada 1972. :
ROJO HERU COKRO KASIO-SIO
ROJO ASMORO KINGKIN ANGKORO ARTO
ROJO SOKO SEBERANG
ROJO TANPO NETRO
ROJO TUNO WICORO
ROJO NOTO KUSUMO
ROJO JOKO LELONO PRANOTO NUSWANTORO
Pakem ini sudah diterbitkan dalam bentuk buku oleh pasardesa press dengan judul “Menguak Misteri Presiden ke & Indoneisa” ditulis oleh Nawawi A. Manan & Surjokotjo
……………. Sebuah tulisan berjudul “menguak misteri Presiden Ke 7 Indonesia”, Tulisan itu dalam bahasa jawa dan saya tidak tahu artinya. Apakah admin bisa membantu saya menerjemahkan kedalam bahasa Indonesia ? sekaligus menjelaskan arti atau makna yang ada dalam tulisan itu.
Untuk admin ketahui, saat ini saya sudah berada di pertemuan tiga buah laut yaitu pulau Sulawesi, Nostradamus mengatakan Satrio Piningit atau LAKI-LAKI DARI TIMUR berada di wilayah itu. Mudah-mudahan tulisan yang akan admin terjemahkan dapat membantu saya menemukan titik kordinat yang kita cari selama ini.
Terima Kasih.
Dikutip dari BLOG RODA HUKUM
http://satriopiningitmuncul.wordpress.com/